NMP
Marhaendra Pramudya Mahardika

NEW MALANG POS, MALANG –Pilkada 2020 Kabupaten Malang digelar 9 Desember. Tiga Paslon bakal berebut 2.003.608 suara. Angka tersebut sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU.

Dari jumlah DPT tersebut, pemilih perempuan lebih banyak yakni 1.004.510 jiwa. Sedangkan pemilih laki-laki sebanyak 999.098 jiwa.

Komisioner KPU Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika mengatakan, jumlah DPT tersebut sudah final. Tidak ada perbaikan lagi. Dibandingkan dengan pemilu 2019, ada kenaikan pemilih. Pemilu sebelumnya jumlah DPT sebanyak 1.996.857 jiwa.

“Penambahan jumlah DPT tersebut karena Pemilu tahun ini banyak pemilih pemula atau milenial. Yakni pemilih yang genap berusia 17 tahun di bulan September lalu,” terang Marhaendra kepada New Malang Pos.

Namun Dika, sapaan akrabnya tidak merinci berapa tambahan jumlah pemilih pemula. “Saat ini masih dalam analisis data terkait penambahan tersebut. Karena jumlahnya sangat banyak jadi harus berhati-hati,” terangnya.

Namun lanjut Dika, bukan berarti masyarakat yang tidak tercantum dalam DPT dan memilik hak suara tidak bisa menyalurkan haknya. KPU memberi peluang dengan syarat bisa menunjukkan KTP elektronik kepada petugas PPS pada saat pencoblosan nanti.

Sementara itu, tiga Paslon yang maju Pilkada 2020 yakni dua Paslon diusung partai politik. Sedangkan satu Paslon maju melalui jalur perseorangan.

Paslon yang diusung Parpol adalah Paslon nomor 1 Sanusi – Didik Gatot Subroto dan nomor 2 Lhatifah Shohib – Didik Budi Muljono. Sedangkan Paslon nomor 3 dari jalur perseorangan Heri Cahyono – Gunadi Handoko.

Sementara untuk jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada nanti ada 4.999 TPS. Tersebar di 390 kelurahan dan desa di Kabupaten Malang. Jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Pakis yang sebanyak 104.027 jiwa dan Kecamatan Singosari sebanyak 125.626 jiwa.(gim/agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here