Gunawan Wicaksono, Redaktur foto Tempo

NEW MALANG POS, MALANG – Membuat konten kreatif  tengah digandrungi semua kalangan. Bahkan lebih jauh lagi, membuat konten sudah merambah sebagai sebuah profesi. Perkembangan dunia digital pun menjadikan segalanya jauh lebih mudah, seakan dunia dalam genggaman.

Founder beritaindonesia.link Machroni Kusuma, dalam perkembangannya konsep video ke depan akan semakin dipermudah baik dari segi teknis editing, suara, gambar dan lain sebagainya lantaran hadirnya smartphone yang semakin canggih.

“Persaingan media siber semakin banyak dan sudah tidak bisa ditahan lagi apalagi di masa pandemi. Ditambah smart phone sudah bisa membuat content video, desain grafis pun harus bersaing dengan pesan unik,” ungkap Roni dalam sesi Webinar Konten Kreatif dalam Industri Kreatif, Rabu (21/10) kemarin.

Namun perlu diperhatikan, menurutnya dalam pembuatan video maupun grafis, pesan yang hendak disampaikan harus benar-benar tersampaikan. Konsep hingga eksekusi harus fokus kepada pesan yang disampaikan dari konten tersebut serta menarik orang untuk mengklik.

Untuk menarik penonton, video maupun grafis perlu dikemas menjadi pesan ringan. Persepsi dari pembaca konten yang bermacam-macam. Sebaiknya difokuskan dengan kalimat sang pembuat konten. Misalnya, gambar sepatu bekas dimanfaatkan untuk pot bunga dengan dibubuhi kalimat dibuang sayang.

“Hal paling penting dalam membuat konten video adalah video, suara dan template/visual grafis, untuk itu ke depan jangan ragu lagi untuk melangkah ke konten video karena membuatnya pun sudah bisa menggunakan smartphone,” tegasnya.

Sementara dari segi gambar, foto kreatif yang di media digital pada dasarnya tidak berbeda dengan media cetak. Dasar-dasar fotografinya harus dipahami termasuk memahami karakteristik alat yang digunakan.

Menurut Redaktur Foto Majalah Tempo Gunawan Wicaksono, dalam mengambil foto hal penting yang perlu diperhatikan adalah paham dasar fotografi, ide, riset, eksekusi dan memperhatikan data.

“Data atau caption ini penting, lantaran berbeda adegan foto yang diambil juga akan mengubah caption atau cerita dari sebuah foto, tujuan lain dari pemberian caption adalah untuk mengcounter penyalahgunaan caption foto oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab,” tegas Gunawan. (lin/aim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here