new malang pos
Petugas mulai menggarap jalan tembus Paralayang-Brau-Gunungsari Kota Batu Rabu (21/10)

NEW MALANG POS, KOTA BATU- Pemkot Batu mulai mengerjakan jalan tembus Paralayang-Brau-Gunungsari. Salah satu proyek jalan tembus yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 ini digarap DPUPR Kota Batu. Dalam pelaksanaannya penggarapan jalan tembus di bawah Rp 200 juta ini dari anggaran P-APBD 2020.

“Jalan tembus tersebut akan menyerap anggarannya Rp 200 juta. Kami targetkan bisa selesai bulan ini,” ujar Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat kepada New Malang Pos, Rabu (21/10) kemarin.

Ia menerangkan pembangunan jalan tembus bertujuan untuk memecah kemacetan arus lalin bagi wisatawan menuju Paralayang Gunung Banyak. Selain itu untuk memudahkan masyarakat Desa Gunungsari meningkatkan perekonomian melalui prasarana transportasi.

“Dengan adanya jalan tembus ini wisatawan atau masyarakat Kota Batu akan mempercepat akses menuju Paralayang. Karena jalan tembus itu memiliki panjang sekitar dua kilometer dan digarap secara bertahap,” beber pria yang juga menjabat sebagai ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Batu ini.

Sementara itu, jika dibanding dengan akses jalan utama, maka setidaknya wisatawan yang ingin berkunjung ke paralayang maupun ke Desa Wisata Gunungsari dari Paralayang harus menempuh jalan sekitar enam kilometer. Menurutnya, pembangunan akses jalan tembus itu juga sebagai sarpras pendukung pengembangan Desa Wisata Edukasi Perah Susu Brau.

“Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Batu. Baik masyarakat Kota Batu maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” imbuhnya.

Apa yang dikerjakan lanjut Alfi, adalah bagian dari upaya untuk mendukung visi misi Desa Berdaya Kota Berjaya. Menurutnya pengembangan sarana infrastruktur menjadi faktor penting dalam menunjang sektor kepariwisataan di Kota Batu.

“Selain pembangunan jalan tembus Paralayang-Brau-Gunungsari beberapa pelebaran jalan juga akan dilakukan tahun depan,” paparnya.

Diantaranya pelebaran Jalan Ir. Soekarno milik provinsi, perubahan status jalan kota menjadi jalan provinsi di Giripurno – Pandanrejo, pembangunan jalan tembus Pendem – Dadaprejo, jalan tembus Toyomerto – Abdul Gani Atas dan jalan tembus Sisir – Pandanrejo. (eri/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here