new malang pos
Para tenaga kesehatan akan menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dari pemerintah yang akan dilakukan November mendatang.

NEW MALANG POS, MALANG – Pemberian vaksin Covid-19 rencananya akan dimulai November mendatang. Tenaga kesehatan akan menjadi prioritas yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu. Pemkot Malang tengah mendata jumlah tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin.

Selain mereka yang tengah dirawat karena terkonfirmasi covid-19, yang juga akan menjadi prioritas adalah mereka yang bekerja di bidang pelayanan publik.

“Sudah ada perintah dari pusat untuk mulai mendata. Untuk vaksin ini, selain yang utama nantinya yang menjadi proritas juga diserahkan sesuai kondisi di lapangan atau daerah masing-masing,” kata Wali Kota Malang Sutiaji kepada New Malang Pos, kemarin.

Dijelaskannya, arahan pusat adalah vaksin diberikan pertama pada mereka yang tengah dirawat karena terjangkit Covid-19. Setelah itu mereka yang rentan terpapar covid-19 juga menjadi priroitas utama.

Warga yang bertugas sehari-hari dibidang pelayanan publik juga nantinya akan menjadi prioritas di Kota Malang. Karena kasus pelayan publik Kota Malang yang terjangkit covid-19 juga tidak sedikit jumlahnya. Salah satunya para tenaga kesehatan (nakes).

“Kami masih data saja karena kuotanya belum muncul,” terang alumnus IAIN Malang ini. Sementara itu kesiapan juga dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni menyatakan, salah satu yang menjadi penerima prioritas vaksin Covid-19 yakni tenaga kesehatan (Nakes).

“Data tentu harus kami siapkan. Beberapa waktu lalu, kami sudah dimintai data tentang Nakes di Puskesmas maupun rumah sakit di Kota Malang,” papar Winarni.

Namun, pihaknya masih belum mau menjabarkan lebih jauh terkait siapa lagi yang akan diprioritaskan. Mengingat, juknis (petunjuk teknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam membuat perencanaan dan penganggaran vaksinasi masih belum turun.

Menurutnya pejabat pemerintahan di daerah akan melakukan sesuai dengan juknis dari pemerintah pusat.

“Sampai saat ini juknisnya belum ada, tapi Perpres (Peraturan Presiden) tentang Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi, yakni Perpres No 99 Tahun 2020, itu sudah ada,” imbuhnya.

Lebih jauh, ia memastikan apa yang telah ditetapkan dalam juknis nantinya yang akan menjadi acuan dalam menentukan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Kota Malang. Demikian pula terkait dengan penerapan mekanisme pendistribusian yang juga akan disiapkan di setiap layanan kesehatan. (ica/aim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here