NMP
PENIPUAN: Di dalam rumah korban inilah transaksi peminjaman mobil dilakukan oleh pelaku.(NMP-M NAUFAL)

NEW MALANG POS, MALANG – Gading Antok Wijaya, 30, terpaksa diperkarakan ke polisi. Warga Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun ini, dilaporkan oleh Dwi Retnowati, 32, warga Jalan Plaosan Barat, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing ke Polresta Malang Kota pada akhir pekan lalu.

Dwi melaporkan Gading, karena merasa menjadi korban penggelapan. Mobil Daihatsu Sigra N-1032-DX yang dipinjamkan pada Gading tidak dikembalikan. Laporan polisi dibuat, karena upaya kekeluargaan tidak ada hasil.

“Terpaksa saya laporkan ke polisi, karena sudah menunggu waktu yang cukup lama. Semoga pelaku dan mobil bisa segera ditemukan,” terang korban Dwi.

Hubungan antara Dwi dengan Gading ini adalah teman. Mereka bahkan pernah satu tempat kerja. Pada tanggal 18 September lalu, Gading mendatangi rumah korban untuk meminjam mobil. Alasannya hendak mengantarkan pamannya ke luar kota.

Karena saling kenal dan percaya, korban meminjamkan mobilnya. Perjanjian mobil dikembalikan pada 20 September. Namun pada hari tersebut, Gadung justru menghilang. Dia tidak bisa dihubungi, bahkan pesan yang dikirim korban tidak ada respon.

Sampai beberapa hari ditunggu, ternyata juga tidak ada respon. Termasuk ketika didatangi ke rumahnya, orangtuanya tidak tahu. Surat somasi dua kali yang dilayangkan, juga tidak ada respon. Sehingga terpaksa korban melapor ke polisi.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan laporan korban. Kasusnya saat ini sedang proses penyelidikan. “Sedang kami selidiki dan dalami kasusnya. Termasuk mencari keberadaan pelakunya,” tegas Azi.(fal/agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here