new malang pos
Penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes) dalam operasi yustisi dengan menggelar sidang di tempat.

NEW MALANG POS, MALANG – Kurang lebih satu bulan pelaksanaan Operasi Yustisi dilakukan di Kota Malang, warga pelanggar yang terjaring hampir mencapai angka 500 orang.

Sejak dimulai pada pertengahan pada awal September hingga 16 Oktober lalu , tercatat ada 469 pelanggar yang terjaring.

“Kalau direkap sampai hari ini (kemarin,red) bisa jadi sampai 500 orang pelanggar. Karena tiap hari kita operasi dan juga pelangggar terus ditemukan,” tegas Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi kepada New Malang Pos.

Dijelaskannya, mereka yang terjaring operasi mengikuti sidang di tempat. Total denda yang terkumpul kurang lebih mencapai Rp 5 juta. Kebanyakan diantara mereka melakukan pelanggaran dengan tidak mengenakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Selain itu, para pelanggar juga cenderung melakukan aktivitas berkumpul tanpa memperhatikan physical distancing.

“Masing-masing pelanggaran itu dendanya bervariasi, tergantung kemampuan mulai dari Rp 10 ribu dan paling besar Rp 100 ribu,” terang mantan camat Blimbing ini.

Selain memberikan denda, lebih lanjut dijelaskan, para pelanggar juga disanksi dengan melakukan kegiatan sosial. Salah satunya dengan menyapu jalanan. Selain itu, sanksi sosial lain yang diberikan juga berupa permintaan menyanyikan lagu kebangsaan hingga pembacaan Pancasila.

Mereka yang terjaring operasi Prokes juga diberi masker dan selalu disosialisasikan agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Bagusnya angka pelanggaran sampai saat ini terus mengalami penurunan. Kami rasa angka kesadaran masyarakat semakin tinggi dari hari ke hari,” teramh Priyadi.

Ia juga menerangkan, jika pelanggaran dilakukan remaja hingga orangtua. Sehingga dia berharap, seluruh elemen masyarakat juga turut melakukan sosialisasi terhadap masyarakat. Dengan begitu, angka pelanggaran dapat ditekan lebih maksimal lagi.

Priyadi menerangkan jika operasi yustisi akan terus dilakukan. Karena operasi gabungan tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Karena target utama kami dalam operasi yustisi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” pungkasnya. (ica/aim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here