NMP
Sosialisasi jasa keuangan secara door to door didukung OJK dan anggota Komisi XI DPR RI Ir.Andreas Eddy Susetyo,MM di Kabupaten Malang,Senin dan Selasa (19-20/10)

NEW MALANG POS, MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ir.Andreas Eddy Susetyo,MM mengungkapkan bahwa sebanyak 5,82 juta UMKM telah mendapat keringanan kredit sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional. Program ini masih terus berjalan dan akan menjangkau lebih banyak UMKM sehingga mereka bisa bertahan dan tetap berkembang di masa pandemi Covid-19.

“Berdasarkan data yang dirilis OJK, realisasi kebijakan restrukturisasi kredit perbankan hingga 7 September 2020, nilai restrukturisasi mencapai Rp 884,5 triliun dari 7,38 juta debitur. Keringanan kredit itu dinikmati sebanyak 5,82 juta pelaku UMKM dengan nilai Rp 360,6 triliun. Sementara 1,56 juta non UMKM memperoleh keringanan kredit senilai Rp 523,9 triliun,” papar Andreas secara tertulis dalam kegiatan sosialisasi jasa keuangan secara door to door yang didukung oleh OJK, di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (20/10). Kegiatan serupa sebelumnya juga digelar di Kecamatan Jabung, Senin (19/10).

Selain itu, sambung dia, OJK juga  telah merilis bahwa stabilitas sektor jasa keuangan dalam kondisi stabil dan terjaga di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak dari pandemi Covid-19. “Terciptanya stabilitas sektor keuangan sebagai hasil nyata serangkaian kebijakan stimulus yang dikeluarkan secara koordinatif baik oleh Pemerintah dari sisi fiskal, OJK dari sisi sektor keuangan maupun Bank Indonesia dari sisi moneter, yang kesemuanya bersifat pre-emptive dan extraordinary,” kata anggota DPR dari Dapil Malang Raya ini.

Menurut Andreas, OJK yang dalam hal ini Lembaga yang berwenang, telah mengerahkan berbagai kebijakan yang ditujukan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan serta meringankan beban masyarakat, pelaku sektor informal dan UMKM serta pelaku usaha lainnya sekaligus menjaga stabilitas dan kinerja lembaga jasa keuangan. “Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelaku pasar.”

Warga di Kabupaten Malang mendapatkan Sosialisasi jasa keuangan secara door to door didukung OJK dan anggota Komisi XI DPR RI Ir.Andreas Eddy Susetyo,MM,Senin dan Selasa (19-20/10)

Relaksasi kebijakan restrukturisasi kredit oleh OJK, sambungnya, berjalan efektif karena diperkuat dengan kebijakan Pemerintah di sisi fiskal.  Kebijakan itu di antaranya pemberian subsidi bunga dan penempatan dana pemerintah di bank umum serta ditopang oleh kebijakan moneter Bank Indonesia. “Keterpaduan kebijakan itu  terbukti telah membantu lembaga jasa keuangan dan pelaku usaha tetap dapat melanjutkan kegiatan usahanya di tengah pandemi,”urai ayah satu putra ini.

Sebagaimana diketahui, OJK telah mengeluarkan serangkaian kebijakan yang akomodatif dan forward looking, fokus dan terarah, yang mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional dan mengoptimalkan implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). OJK juga secara proaktif melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mempercepat proses identifikasi sekaligus mengatasi berbagai kendala yang ada.

OJK juga mendukung program PEN dan mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan (SJK) baik dalam menggerakkan roda perekonomian melalui dukungan pembiayaan pada usaha bersifat padat karya dan atau memiliki multiplier effect yang tinggi serta berperan menyalurkan program bansos kepada masyarakat. (Nug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here