NEW MALANG POS – TAHUN depan periode kerja keras. Juga bersemangat lantaran Kota Batu memasuki dekade kedua. Kondisi ekonomi bakal menggeliat. Apalagi terdapat sederet proyek mercusuar untuk kepentingan warga. (baca grafis di Koran New Malang Pos, red).

Wali Kota Batu Dra Dewanti Rumpoko MSi makin tancap gas. Apalagi HUT ke 19 Kota Batu tahun ini makin meneguhkan komitmennya agar warga kian sejahtera. Disejahterakan berbagai sektor, terutama pariwisata.

Setidaknya ada 10 proyek besar yang mesti diwujudkan. Sebab semuanya bermuara peningkatan kesejahteraan warga. Sehingga makin tangguh menghadapi Covid-19,  bahkan perekonomian dan pariwisata langsung bergairah jika saatnya lepas dari pandemi.

Proyek-proyek besar yang sempat terhambat akibat penyebaran Virus Korona rencananya dilanjutkan. Pemkot Batu kembali merencanakan beberapa proyek multiyears demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu yang diharapkan Dewanti bisa terlaksana pada tahun 2021 yakni pembangunan Pasar Besar. “Doakan bisa terwujud tahun depan. Bukan hanya untuk lebih baik, tapi agar pasar lebih representatif dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” kata Dewanti kepada New Malang Pos.

Bude, sapaan akrab Dewanti Rumpoko menerangkan gelombang pandemi Covid-19 memang berdampak pada daya beli masyarakat. Sehingga ia berharap dengan dibangunnya Pasar Besar Batu bisa memberikan kehidupan ekonomi yang lebih baik bagi pedagang.

“Sekarang ini kami mengejar kepastian dana bisa turun di tahun 2021 dari pemerintah pusat (APBN).  Itu tergantung kita bisa menyelesaikan. Detail Engineering Design (DED) dan relokasi itu adalah poin penting. Kalau tidak bisa disiapkan segera mungkin, bisa dilanjutkan tahun 2021 dan dana keluar 2022,” bebernya.

Orang pertama di Pemkot Batu ini optimis pembangunan bisa segera dilakulan tahun depan. Kemudian tahun 2022 pasar terbesar di kawasan barat Malang itu telah terbangun lalu makin menggairahkan pertumbuhan perekonomian.

Bangun GOR untuk Semua

Selain pembangunan Pasar Besar Kota Batu,  program lain yang menjadi perhatian dan prioritas yakni pembangunan fasilitas di pusat kota atau Alun-Alun Batu. Tepatnya merombak GOR Ganesa mejadi lima lantai. Tiap lantai memiliki fungsi masing-masing.

Mulai dari fasilitas olah raga, pusat pelayanan publik, tempat nongkrong, pusat kuliner, oleh-oleh dan kerajinan hingga wadah bagi PKL yang saat ini tempatnya berjubel. “Dengan dibangunnya GOR Ganesa kami ingin semua terwadahi. Berbeda dengan sekarang yang sangat berjubel, area parkir dan lainnya amburadul. Ketika itu dibangun dan dirapikan semua akan terwadahi. Mereka yang berjualan dan yang berkunjung akan merasa nyaman,” bebernya. 

Begitu juga untuk pertanian, Pemkot Batu berencana  membangun dua cold storage. Fungsinya

menampung hasil pertanian saat panen raya. Sehingga harga komoditi pertanian tetap terjaga walau over produksi.

Begitu juga dibidag pendidikan. Pembangunan SD di Sumberbrantas saat ini masih menyelesaikan masalah tanah. Serta pembanguan SMP di Kecamatan Junrejo yang masih dalam pembahasan di tingkat kecamatan. Tujuannya demi pemerataan akses pendidikan.

Serta ada lagi pembangunan kereta gantung yang tertunda. Padahal rencana semula pada Mei  lalu pihak produsen dari Austria akan berkunjung ke Kota Batu. Tujuannya melihat situasi dan kondisi serta kontur tanah yang akan mejadi stasiun dan rute kereta gantung.

“Namun rencana itu tertunda akibat pendemi. Kamu akan mengjadwal lagi tahun depan. Walaupun belum fix kami punya alternatif rute. Termasuk untuk anggaran yang dibutuhkan akan diriview semua. Mudah-mudahan bisa terlaksana semua tahun depan,” harap wali kota yang juga akademisi ini. Begitu juga di bidang kesehatan berupa pembanguan Puskesmas Bumiaji.

Sedangkan akses jalan tembus sebagai pengurai kemacetan di tegah kota sedang dibahas. Harapannya diwujudkan tahun depan. Apalagi vaksin Covid-19 bakal segera didistribusikan sehingga situasi makin lebih baik.

Untuk diketahui, proyek-proyek besar yang telah masuk dalam RPJMD 2017-2022 di antaranya peningkatan pengembangan infrasturktur jalan. Ini sehubungan dibukanya akses tol dan penetapan kawasan paralayang berstandar internasional di Batu.

Kemudian pemantapan dan pemberdayaan pembanguna desa wisata, pembangunan perpustakaan umum kota, rehab gedung kesenian, pembangunan museum HAM Munir yang sekarang sudah berjalan pembangunannya.

Apa yang telah direncakan Pemkot Batu merupakan  program yang bersentuhan dan bermanfaat langsung ke masyarakat. Sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat dan meningkatkan PAD Kota Batu setiap tahun.

Proyek Strategis Dongkrak Wisatawan

Kepala BKD Kota Batu, M. Chori menambahkan dari beberapa proyek strategis tersebut dikerjakan secara bertahap setiap tahunnya. Untuk beberapa proyek yang bakal digelar dalam waktu dekat atau tahun depan setidaknya ada lima proyek.

Yakni penataan kawasan paralayang Gunung Banyak yang saat ini masih dalam DED  atau perencanaan. Pengerjaanya dijadwalkan berlangsung tahun 2021.

“Penataan paralayang ini meliputi perluasan lahan landing, penataan parkir hingga jalam tembus. Ini perlu ditingkatkan karena hampir setiap tahun diselenggarakan lomba paralayang tingkat internasional dan berimbas pada peningkatan jumlah wisatawan,” bebernya.

Tak hanya menyasar pusat-pusat kota, Pemkot Batu juga menyasar seluruh desa dan kelurahan untuk meningkatkan perekonomian dari potensi yang ada. Yakni melalui pemantapan dan pemberdayaan pembangunan desa di berbagai sektor. Salah satunya pariwisata desa.

Dengan begitu lanjut Chori, pembangunan di desa mewujudkan desa mandiri dan mencapai pemerataan ekonomi maupun pembangunan dengan konsep desa agrowisata.  

Setelah dilakukan pembangunan disegala sektor, diungkap Chori akses transportasi menjadi penting. Karena dengan adanya akses transportasi segala aspek pembangunan dapat dilakukan dengan maksimal.

Rencananya  membangun jalan tembus di tiga lokasi. Yakni jalan tembus Pendem – Dapadrejo yang menjadi pintu masuk dari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dengan Kota Batu. Kemudian Kusuma Agro – Toyomerto yang berada di pusat kota dan dikelilingi tempat-tempat wisata. Satunya lagi Pandanrejo – Sisir yang menghubungkan jalur alternatif Karangploso dengan Kota Batu menuju pusat kota atau Alun-Alun Kota Batu.

Didukung Wakil Rakyat

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi sangat mendukung program besar Pemkot Batu. Terlebih jika program tersebut berpihak ke masyarakat. Salah satunya adalah Pasar Besar Batu. “Kami akan mendukung program Pemkot Batu. Salah satunya pembangunan Pasar Besar Batu. Kami akan pastikan tidak ada yang dirugikan dari pembanguan tersebut,” bebernya.

Karena itu, dalam setiap proses yang dikerjakan ia berharap ada transparansi. Serta selalu mengajak pedagang dalam mengambil kebijakan. Sehingga prosesnya berjalan lancar dan relokasi bisa segera dilakukan dan pembangunan berjalan tahun depan. (eri/van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here