new malang pos
LAUNCHING : Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si, Wakil Wali Kota Baru, Ir. Punjul Santoso MM dan Ketua DPRD Kota Batu Asmadi launching dan mencoba armada wisata Batu-Bromo yang difasilitasi DAMRI Sabtu (17/10) ini.(NMP/MUHAMMAD FIRMAN)
  • Hari Jadi ke 19 Kota Batu

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Perayaan Hari Jadi ke 19 Kota Batu yang berlangsung sederhana Sabtu (17/10) siang ini diikuti dengan kabar gembira. Yakni Pemkot Batu bekerja sama dengan Damri melaunching melaunching Jalur Wisata Batu – Bromo.

Hadiah spesial yang diberikan oleh Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia sebagai BUMN pada Kota Batu dengan memberikan dua armada wisata jalur Batu – Bromo. Armada mini bus tersebut bakal beroperasi mulai Minggu (18/10) besok.

Tak tanggung-tanggung, DAMRI bakal memberikan fasilitas angkutan wisata itu secara gratis selama satu minggu. Dengan halte utama berada di terminal tipe B milik provinsi Jatim yang ada di Jalan Dewi Sartika Kota Batu.

Kasubdit Angkutan Multimoda Dirjen Perhub Darat, Ahmad Wahyudi turut hadir dalam launching mengatakan bahwa angkutan wisata DAMRI tujuannya mempermudah transportasi yang digunakan wisatawan. Disamping lebih murah, nyaman, dan sehat.

“Program ini awal diluncurkan tahun 2019 di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas. Kemudian awal tahun 2020 di 11 KSPN prioritas termasuk bromo. Hari ini ada empat lokasi yang meliputi Denpasar, Banyuwangi, Bukit Tinggi dan Kota Batu,” ujar Wahyudi kepada New Malang Pos Sabtu (17/10) siang. 

Ia menerangkan untuk rute ada dua. Dari Kota Batu ke wali limo Tuban melalui lewat Lamongan. Kemudian yang Kedua dari Batu me Bromo melalui Pasuruan. Sementara waktu rute tersebut juga masih uji coba yang setiap pekan akan dilakukan evaluasi hingga sempurna.

“Untuk tarif normal di dua rute tersebut per orang cukup membayar Rp 175 ribu. Namun karena ada subsidi hingga 70 persen tarif transportasi hanya Rp 50-60 ribu. Karena masih momen Hari Jadi Kota Batu, kami bebaskan hingga 5 hari kedepan terhitung mulai besok,” bebernya.

Ia menerangkan lebih lanjut, nantinya armada tidak langsung ke tujuan atau patas. Tergantung dari wisatawan. Namun rata-rata karakteristik penumpang adalah patas.

Nantinya setiap penumpang juga akan dipantau online JPS oleh kementerian. Sehingga jumlah penumpang juga terpantu. Mengenai jadwal pihaknya juga masih berkoordinasi dengann Dishub Kota Batu.

Karena masih dalam pandemu, protokol kesehatan bakal diberlakukan. Sehingg dari kuota kapasitas 19 orang nanti hanya terisi 12 orang. Sesuai rekom Dinkes.

“Sedangkan penambahan armada, juga akan dievaluasi dari antusias wisatawan. Bahkan jika banyak peminat akan kami komersilkan bekerja sama dengan pengusaha,” ungkapnya.

Sesuai petunjuk dari DAMRI, hingga akhir Desember ini masih dikelola DAMRI dan Pemkot. Setelah itu pada Januari 2021 ada lelang untuk operator. Siapaun bisa ikut lelang dan akan tetap mendapat subsidi dalam operasionalnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si sangat mengapresiasi fasilitas armada Batu-Bromo yang diberikan DAMRI tepat di Hari Jadi ke 19 Kota Batu. Menurutnya hadiah tersebut jadi sangat spesial, mengingat dengan adanya armada wisata jalur Batu – Bromo akan berdampak pada kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat Kota Batu.

“Untuk bus DAMRI ini merupakan program Dirjen Perhubungan Darat untuk daerah pariwisata yang dianggap punya potensi. Tak hanya Kota Batu. Tapi ada juga Banyuwangi dan Jember. Ini percobaan ke Bromo,” bebernya.

Dengan adanya transportasi wisata itu ia berharap mini bus tersebut bisa jadi fasilitias umum dan wisatawan ke Bromo dengan awal dua armada dulu.

“Sekarang dua armada dulu. Kemudian nanti dilihat antusias wisatawan. Kalau sudah over load bisa ditambah. Sementara selama satu minggu ini gratis,” pungkasnya. (eri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here