new malang pos
RILIS: Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menginterogasi tersangka Johan Rio Aji pemilik warung dan mucikari.(foto: NMP-IST)

NEW MALANG POS – Warung kopi (Warkop) remang-remang di Desa Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Gresik menyediakan PSK asal Cirebon, Jawa Barat. Tarifnya Rp 150 ribu untuk sekali kencan. Lelaki hidung belang bisa memilih PSK.

Namun keberadaan Warkop penyedia PSK asal Cirebon itu, tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian mengendus bisnis esek-esek terselubung itu. Sehingga Rabu (14/10) malam langsung menggerebek lokasi Warkop.

Alhasil petugas mengamankan 6 PSK dan pemilik warung bernama Johan Rio Aji (19), warga sekitar. Johan sekaligus sebagai mucikari. Mereka semuanya lantas dibawa ke Polres Gresik guna menjalani pemeriksaan.

Kasus prostitusi terselubung ini, berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan ada Warkop menyediakan PSK. Pria hidung belang yang datang ke warkop bisa memesan PSK. Bahkan bisa eksekusi di lokasi, karena pemilik warung juga menyediakan bilik kamar untuk berhubungan badan.

Baca Juga: Omnibus Law Rombak RTRW

Atas dasar laporan tersebut, sejumlah anggota Polres Gresik melakukan penyelidikan. Hasilnya Warkop milik Johan  memang menyediakan wanita penghibur yang bisa diajak kencan.

“Ada 6 PSK yang masih muda-muda kami tangkap beserta pemilik warkop. Sewaktu menjalani pemeriksaan pemilik warung mengaku menyediakan wanita penghibur plus bisa diajak kencan,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kamis (15/10).

Lebih lanjut Arief menuturkan, keenam wanita penghibur itu semuanya berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Semula mereka mencari kerja. Lalu bertemu dengan Johan Rio Aji dipekerjakan sebagai wanita penghibur.

“Sewaktu kami geledah ada satu wanita yang sedang melayani pelanggannya. Mereka berduaan di dalam kamar usai berhubungan badan,” tuturnya.

Sementara, tersangka Johan Rio Aji mengakui bahwa dirinya juga merangkap sebagai mucikari mempekerjakan PSK di warungnya. “PSK yang kami datangkan dari Cirebon, Jawa Barat rata-rata diminati pelanggan,” katanya.

Tinarsih alias Nina (29) salah satu PSK asal Desa Babakan, Kecamatan Babakan, Cirebon mengatakan, dirinya belum lama menjadi PSK di Warkop milik Johan Rio Aji. “Saya terdesak jadi PSK karena buat kebutuhan sehari-hari. Apalagi di Gresik tidak punya saudara,” akunya.

Selain mengamankan 6 PSK dan satu mucikari, petugas juga mengamankan satu lelaki hidung belang. Yakni Oki H (23) pemuda asal Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Gresik.

Sejumlah barang bukti seperti buku tulis rekap keluar masuk tamu, uang senilai Rp 400 ribu, dua potong kain sprei, satu buah minyak vijel, satu buah tissue serta sepasang pakaian dalam wanita. Atas perbuatannya itu, Johan dijerat dengan pasal 296 dan 506 KHUP.(dny/kun/agp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here