new malang pos
Siswa SMAN Taruna Nala menampilkan formasi baris-berbaris di lapangan LANAL Malang.

NEW MALANG POS, MALANG-Masa karantina SMAN Taruna Nala Jatim telah usai. Sebanyak 214 siswa menyambut masa kembali ke asrama dengan gembira. Setelah dua Minggu mengikuti masa karantina di LANAL Malang, akhirnya mereka dinyatakan sehat dan siap mengikuti pembelajaran tatap muka. Upacara penutupan karantina dilaksanakan Senin (14/9) kemarin, di lapangan Lanal Malang.

Kepala SMAN Taruna Nala Jatim Hari Wahjono, S.Pd, M.Pd, mengatakan masa karantina kali ini merupakan tahap kedua, yang pertama diikuti 209 siswa.

“Tinggal sekitar 82 siswa kami yang belum karantina. Mereka masih belajar di rumah dan memang kami tidak memaksakan,” ucapnya.

Siswa SMAN Taruna Nala yang ingin masuk asrama di masa pandemi harus dikarantina dulu di Lanal Malang, sebagai tempat karantina. Selama dua minggu mereka tidak boleh kemana-mana sebelum akhirnya dinyatakan sehat dan kembali ke asrama.

Selanjutnya mereka akan mengikuti pembelajaran dengan tatap muka di sekolah. “Semuanya berjalan dengan baik. Termasuk yang tahap pertama, anak-anak semuanya sehat,” ungkap Hari.

Sejauh ini pihak sekolah tetap melakukan komunikasi yang inten dengan orang tua. Komunikasi menjadi hal yang sangat urgen saat kondisi seperti saat ini.

Pembelajaran dengan tatap muka saat pandemi benar-benar menjadi tantangan bagi SMAN Taruna Nala. Maka memberlakukan protokol kesehatan secara ketat merupakan keniscayaan. “Ini yang perlu kita tegakkan. Tidak bisa main-main. Disiplin, disiplin dan disiplin,” tegas Hari.

Sementara itu apresiasi yang tinggi diberikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, Dra. Ema Sumiarti, M.Si. Saat menjadi inspektur upacara penutupan karantina, Ema dengan yakin menyalami secara langsung perwakilan siswa.

Pelepasan atribut dan apresiasi salaman itu disaksikan oleh ratusan peserta karantina yang lain. Ema juga menyampaikan kata selamat kepada para siswa yang telah melalui masa karantina.

“Saya bangga dan turut gembira pagi ini. Saya yakin kalian sehat semua. Makanya saya berani salaman, karena rasa bangga dan haru. Betapa banyak siswa di luar sana yang ingin juga bertatap muka seperti ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, agar siswa tetap mengikuti protokol kesehatan meskipun sudah kembali ke asrama. Agar kegiatan belajar tatap muka dapat berjalan dengan baik.

“Gunakan kesempatan dengan baik, bahwa kalian ini siswa pilihan untuk bisa belajar tatap muka,” ungkapnya.

Ema juga memotivasi siswa agar tetap optimis di masa pandemi. Berbagai permasalahan yang nanti ditemukan di asrama dan sekolah harus dikomunikasikan dengan guru. (imm/sir/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here