New malang Pos
Manager Web dan Koordinator Liputan New Malang Pos Guest Gesang

NEW MALANG POS, MALANG – Sebagai media Asli Korane Arek Malang, New Malang Pos sudah pasti fokus utamanya adalah produk koran. Namun di era serba digital dan menuju era 5.0, New Malang Pos pun melengkapi dengan produk jurnalistik dengan versi lain. Selain Podcast, New Malang Pos Koran juga dibarengi dengan produk berbasis online: newmalangpos.id.

Ada yang menarik saat proses persiapan dan pembentukan struktur organisasi di PT Malang Pos Siber yang menerbitkan koran ini. Yaitu, dipercayanya Manager Liputan (sebelumnya istilahnya Koordinator Liputan) untuk merangkap tugas dan tanggungjawab menjadi Manager Web sekaligus.

Guest Gesang yang saat bekerja di Malang Post dulu menjabat sebagai Koordinator Fotografer bahkan pernah menjadi Redaktur Foto, dinaikkan posisinya menjadi Manager Liputan sekaligus Web. Posisi ini tergolong baru, karena langsung dihandel awak Redaksi. Apalagi di awal persiapan, Guest Gesang juga ditunjuk menjadi koordinator Sarana dan Prasarana kantor New Malang Pos yang dipopulerkan dengan sebutan RUMAH KITA.

Newmalangpos.id adalah namanya. Nama besar yang akhirnya dipilih itu atas usulan Chairman New Malang Pos Juniarno Djoko Purwanto saat akan proses persiapan melahirkan koran New Malang Pos.

Kali pertama nama newmalangpos.id terucap di tengah diskusi di RUMAH KITA Jalan Jembawan VII/8 pada 10 Juni 2020. Keinginan Bos Pur, panggilan akrab Juniarno Djoko Purwanto  ini disampaikan kepada Guest Gesang yang saat itu masih mengemban amanah sebagai koordinator foto.

“Selain persiapan yang ada, kita juga harus punya website. Kamu buatkan portalnya ya? Fungsinya untuk menunjang koran mengenalkan produknya,” ujar Bos Pur di tengah obrolan siang kala itu.

Tanpa banyak bertanya, instruksi langsung dikerjakan. Itu karena waktu yang tersedia hanya dua minggu. Sebab rencana soft launching New Malang Pos digelar pada 4 Juli 2020. Semua serasa berkejaran dengan waktu. Antara menyiapkan sarana dan prasarana, SDM, produk dan pelengkap produk.

Bermodalkan ilmu lama yang dulu diperoleh di bangku kuliah di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Guest membangun web dibantu oleh kawan seperjuangannya di masa kuliah. Pertemuan singkat di warung nasi goreng di daerah Singosari jadi saksi curhatan pria yang suka fotografi ini kepada Udin, kawan kuliahnya itu.

“Web ini konsepnya untuk portal berita. Tampilan juga harus oke. Setidaknya fungsionalnya sama dengan milik kantor yang lama,” ungkapnya.

Perjuangan dua minggu ini tidak semulus yang dibayangkan. Dengan segala keterbatasan, sempat ada rasa putus asa. Itu karena pada awalnya tampilan web tidak sesuai yang diinginkannya. Tapi semangat akhirnya kembali tumbuh saat kawan di Jakarta ikut membantu memberikan template sesuai yang diharapkan.

Alhamdulillah! Pekerjaan bisa rampung dan web newmalangpos.id bisa dipamerkan kepada relasi yang hadir dalam acara soft launching pada 4 Juli lalu. Kini newmalangpos.id menjadi ‘istri’ New Malang Pos koran yang setia melengkapi dan memback up produk koran. Begitu juga dengan pelayanan iklan dari relasi. Kini relasi juga semakin dimudahkan dengan banyaknya pilihan, ada koran, web dan podcast. Semoga segera menyusul New Malang Pos TV.

‘’Setidaknya fokus 4. Koran, Web, Podcast (radio) dan New Malang Pos TV,’’ pesan Bos Pur dalam rapat evaluasi yang digelar Minggu (16/8) lalu di hadapan jajaran manajemen.

Sehari-harinya, sebagai Manager Liputan dan Web, Guest harus benar-benar bisa membagi waktu. Antara fokus perencanaan dan distribusi penugasan liputan kepada wartawan dan tugas teknis web. Untuk kelancaran operasional, ada redaktur yang juga menjadi uploader dan Slamet Prayitno, tim marketing yang diperbantukan menjadi desainer iklan web dan uploader berita. 

‘’Masih ada PR yang diberikan Pemimpin Redaksi Mas Halim yang terus saya coba belajar dan sempurnakan. Yaitu menulis berita dan editing berita. Alhamdulillah sudah pernah mencoba. Termasuk tulisan ini, saya belajar menulis untuk edisi Rumah Kita. Menulis itu berat tapi asyik ternyata,’’ ungkap Guest yang langsung keluar untuk minum kopi dan merokok.

Ya, dengan kebutuhan yang serba dinamis dan cepat ini, siapa pun harus bisa melakukan tugas yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Pemimpin Redaksi New Malang Pos Abdul Halim ingin merubah stigma: bahwa fotografer tak hanya bisa motret. Tapi juga bisa menulis bahkan editing berita. Termasuk tugas mengembankan web yang dipercayakan Bos Pur kepada Guest Gesang.

Bukti lain, Muhammad Firman, fotografer New Malang Pos juga ternyata sangat ahli dan piawai dalam otak atik dan operasional podcast serta New Malang Pos Chanel. Bersama Arrum Ajeng Gandina dan Stenly Rehardson, Firman sangat rajin menjadi host.(ggs/lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here