new malang pos
NGAKU SUPPORTER: Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menginterogasi salah satu tersangka perampasan dan pengeroyokan.(foto: NMP-M FIRMAN)

NEW MALANG POS, MALANG – Ketua Panpel Arema, Abdul Haris berterimakasih kepada Polres Malang. Sebab oknum pencoreng nama Aremania tertangkap. Walaupun masih 8 orang yang dibekuk. Masih ada puluhan lainnya yang kini dalam pengejaran. Menurut Haris, perbuatan oknum ini tidak terpuji.

“Kami menyesal dan prihatin. Ada oknum bawa-bawa nama Aremania untuk berbuat kriminal. Kami selalu mendukung Aremania dalam hal positif. Tapi yang ini sudah kriminal. Saya terimakasih kepada kepolisian. Kami dukung agar mereka ditindak sesuai hukum,” ujar Haris yang ikut mendampingi Kapolres Malang merilis kasus perampasan dan pengeroyokan.

Menurut Haris, kerjasama Aremania dan kepolisian selama ini harmonis. Nama baik Aremania juga terjaga. Kegiatan positif acapkali digelar. Aremania pun selalu menjadi contoh. Serta teladan bagi suporter lain. Karena itu, oknum-oknum ini perlu dihukum. Supaya marwah Aremania tidak tercoreng.

Haris menegaskan oknum ini bukan Aremania. Karena, Aremania bukanlah pelaku kriminalitas. “Aremania suporter terbaik. Juga jadi contoh suporter lain. Jangan sampai namanya tercoreng. Jangan sampai marwahnya dirusak oknum,” sambung pria berkacamata itu.

“Saya mengimbau Aremania untuk menjaga nama baik. Serta selalu berbuat yang terbaik. Hindari perbuatan-perbuatan tidak terpuji. Aparat di daerah lain jangan segan. Kalau ada yang bawa-bawa nama suporter. Kalau berbuat kriminal ditindak saja,” tambah Haris. Pengungkapan kasus ini berkat kerjasama Aremania.

Berkat bantuan Aremania, delapan pelaku tertangkap. Ahmad Gozali, perwakilan Aremania, menegaskan para pelaku bukan Aremania. Sebab, Aremania sejati selalu jadi teladan. Serta tidak berbuat kriminal.

“Mereka ini telah merusak marwah Aremania. Karena sebenarnya Aremania adalah supporter terbaik dan beradab,” paparnya.(fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here